Gagasan Politik Gramsci

Antinio Gramsci (1891-1937) lahir di Sardinia, Italia, dari keluarga miskin. Sumbangannya yang khas dan orisinal dalam ilmu social adalah teorinya mengenai politik dalam Negara modern. Karyanya yang termashur, Prison Notebooks, mengelaborasi dua pertanyaan pokok: Mengapa dan bagaimana Negara modern bisa mendapatkan konsesus atas kekuasaannya terhadap mayoritas masyarakat? Mengapa dan Bagaimana seoarang sosialis bisa memastikan bahwa konsesus ini dapat diubah menjadi konsesus baru yang mendukung nilai-nilai sosialis?

Dalam buku ini Roger Simon mendeskripsikan kembali secara sistematis dan mudah dipahami gagasan-gagasan politik Gramsci tentang hegomoni, hubungan kekuatan, mempertahankan hegomoni, nasional-kerakyatan, revolusi pasif, ideology, masyarakat sipil, Negara dan watak kekuasaan, gerakan dewan pabrik, intelektual dan partai revolusioner.

Titik awal konsep Gramsci tentang hegomoni adalah, bahwa suatu kelas dan anggotanya menjalankan kekuasaan terhadap kelas-kelas di bawahnya dengan cara kekerasaan dan persuasive. Dalam catatannya terhadap karya Machiavelli, The Prince (Sang Penguasa), Gramsci menggunakan centaur mitologi yunani, yaitu setengah binatang dan setengah manusia, sebagai symbol dari “ Perspektif ganda” suatu tinadakan politik – kekuataan dan konsesus, otoritas dan hegomoni, kekerasaan dan kesopanan. Hegomoni bukanlah hubungan dominasi dengan menggunakan kekuasaan, melainkan hubungan persetujuan dengan menggunakan kepemimpinan politik dan ideologis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s